Pantuan detikcom, Rabu (9/10/2013), di kamar kos yang berukuran 3x4 meter terlihat banyak bercak-bercak warna kuning sisa air keras. Bercak-bercak kuning tersebut paling banyak terlihat di kasur lipat warna merah yang berada tepat di depan pintu masuk kamar.
Bercak kuning sisa air keras juga terlihat pada dispenser yang ada di belakang pintu dan televisi yang berada di sebelah kanan pintu. Lantai di dalam kamar tersebut juga terlihat kotor bekas cairan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut penjaga kos, Amink, saat kejadian dirinya sedang makan bubur ayam di depan kos. Dirinya sempat curiga ada seorang lelaki yang tiba-tiba lari dari dalam kos, tapi tidak sempat bertanya kenapa orang tersebut lari.
"Saya lihat dia lari, terus balik lagi tapi pas lihat tukang sampah turun dari lantai dua kos, pelaku lari lagi. Lalu, tukang sampah tersebut panggil-panggil saya bahwa ada penghuni kos yang butuh bantuan," ujar Amink.
Amink menceritakan, saat melihat korban dia langsung tahu bahwa korban tersiram cairan kimia. "Dari baunya saya tahu, oleh karena itu saya langsung bawa korban ke kamar mandi dan men-shower wajah dan terutama matanya karena dia mengeluh tidak bisa buka matanya," imbuh Amink.
Dalam kasus ini, pelaku masih dalam pengejaran polisi. Diduga pelaku marah karena korban tidak mau diajak balikan. Akibat penyiraman air keras itu AL menderita luka di bagian wajah, tangan dan kakinya.
(spt/nvc)











































