Deplu Ganti Pengacara Herlina
Senin, 08 Nov 2004 18:40 WIB
Jakarta - Pemerintah melalui Departemen Luar Negeri (Deplu) terus berupaya membantu meringankan hukuman bagi Herlina Trisnawati, TKI yang divonis hukuman gantung di Malaysia. Salah satunya, Deplu akan mengganti pengacara yang selama ini mendampinginya. Dengan penggantian pengacara ini, maka akan bisa diupayakan lebih kuat lagi celah-celah hukum untuk membela TKI yang menjadi pembantu rumah tanggal yang malang ini. Deplu juga akan berupaya agar Herlina tidak dikenai pelanggaran Artikel 304 mengenai pembunuhan terencana, tapi hanya dikenai Artikel 302 mengenai pembunuhan yang tidak direncanakan. Hal ini disampaikan Juru Bicara Deplu Yuri Thamrin saat ditemui detikcom di kantor Deplu, Jl. Taman Pejambon, Jakarta Pusat, Senin (8/11/2004). "Saya sudah mengecek ke KBRI di Malaysia, rupanya sudah banyak yang dilakukan oleh KBRI. Pagi ini, kita lihat konsuler mempertimbangkan mengganti pengacara untuk lebih mampu menggunakan celah-celah hukum untuk membela Herlina," kata dia.Namun siapa pengacara baru yang akan mendampingi Herlina nanti, Yuri mengaku belum tahu. Dia meminta hal itu ditanyakan kepada bagian perlindungan TKI untuk lebih jelasnya. "Saya tidak begitu mengikuti kasus ini. Tapi, Anda harus mengecek ke Pak Dery (Bagian Perlindungan TKI) yang tahu dari segi hukum. Ini baru putusan pertama. Yang jelas, kita akan melakukan banding. Kalau pun kalah, akan ada langkah lain," kata dia. Ditanya wartawan apakah Deplu akan mempertemukan Herlina dengan orang tuanya, Yuri memastikan akan membantunya. "Kita akan bantu," ungkapnya. Pada kesempatan itu, Yuri menjelaskan tentang beberapa versi pembunuhan yang dilakukan Herlina. Berdasarkan info yang diterimanya, Herlina bekerja di suatu local family yang multirasialis. Majikan perempuannya beretnis Cina, sedang majikan lelakinya beretnis India. "Laporan yang saya baca, ada akumulasi tindakan yang tidak menyenangkan terhadap Herlina. Misalnya, cercaan, hinaan, dan pukulan, sehingga Herlina ingin melarikan diri," kata Yuri. Namun, ketika akan melarikan diri, Herlina dikunci di dalam rumah, sampai kehilangan akal. Lantas, suatu saat Herlina memukul majikan perempuannya. Mendapat perlakuan dari Herlina, majikannya kemudian mengambil pisau dan terjadilah pertikaian itu, sampai pembunuhan itu terjadi. Versi lainnya, kata Yuri, saat itu Herlina menggunakan micro wave. Masakan yang dibuat Herlina gosong. Nah, Herlina saat itu dimaki majikannya. Herlina tidak terima dan memukul majikannya itu. Setelah majikannya mengambil pisau dan terjadilah pertikaian, sampai pembunuhan itu terjadi.
(asy/)











































