Ratu Atut Dicegah KPK, Anaknya Tak Ngantor di DPD RI

Ratu Atut Dicegah KPK, Anaknya Tak Ngantor di DPD RI

- detikNews
Selasa, 08 Okt 2013 13:54 WIB
Ratu Atut Dicegah KPK, Anaknya Tak Ngantor di DPD RI
Jakarta - KPK mencekal Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah atas dugaan suap adiknya Tabagus Chairi Wardana alias Wawan dalam Pilkada Lebak. Anak Atut, Andika Hazrumy yang merupakan anggota DPD RI hari ini juga tak masuk kerja. Andika ada di Dapil.

Andika Hazrumy menjadi anggota DPD RI asal Banten bersama 3 anggota lainnya melalui Pileg 2009. Saat ditemui di ruangannya, hanya ada beberapa orang staf. Andika dikabarkan tengah berada di dapil.

"Dia izin hari ini tidak ikut rapat komite IV DPD, surat izinnya ada," kata salah seorang staf yang enggan disebut namanya di ruang Andika Hazrumy Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kabarnya lagi di dapil (Banten)," imbuhnya.

Menurutnya, meski hari ini tak masuk, Andika hadir saat ulang tahun DPD Selasa (1/10) dan penyambutan Presiden Cina Xi Jinping ke DPR Kamis (3/10) minggu lalu.

"Rencana mau naik haji, izinnya sudah masuk ke pimpinan bulan ini. Tapi belum tahu apa bareng sama ibunya atau nggak," imbuhnya.

Soal naik haji ini Ratu Atut memang telah mengagendakan untuk berangkat haji ke Mekkah, namun karena dicekal oleh KPK agenda itupun batal.

"Kalau keaktifan saya tidak tahu, itu ada di BK (Badan Kehormatan)," ucapnya soal kinerja Andika.

Namun, Ketua BK DPD AM Fatwa saat ditemui di Gedung DPD enggan memberi tanggapan baik soal absensi maupun kinerja anak dari orang nomor satu di Banten itu.

"Saya nggak komentar ya," kata AM Fatwa tersenyum.

Sebelumnya, ibunda Andika Hazrumy, Ratu Atut Chosiyah dicekal KPK atas dugaan suap adiknya Wawan dalam perkara penanganan pilkada Lebak di Mahkamah Konstitusi.

Dalam perkara ini KPK juga telah menetapkan ketua MK Akil Mochtar sebagai tersangka karena diduga menerima suap.

(/van)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini