Anggota Komisi III DPR dari Golkar, salah satu 'Trio SBY' Bambang Soesatyo, justru kasihan melihat Ruhut. "Kasihan dia," kata Bambang kepada detikcom, Selasa (8/10/2013).
Tapi pengalaman ditolak di Komisi III, menurut Bambang, harus jadi pengalaman berharga untuk Ruhut. Bahwa seorang pemimpin harus bisa menempatkan diri dan diterima anak buahnya.
"Kita memberikan aspirasi manakala dia menyadari bahwa manakala ada orang yang dipimpin tidak bersesuaian akan mengganggu kepemimpinannya," kata Bambang.
Ruhut memang mengakhiri drama pelantikan Ketua Komisi III DPR dengan berlinang air mata. Politikus yang terkenal dengan julukan 'Poltak si Raja Minyak' ini memutuskan mundur dari pencalonan sebagai ketua Komisi III DPR pada Senin (7/10) kemarin.
"Saya sedih sahabat saya nangis, aku juga nangis. Istri saya sudah bilang kalau ditampar pipi kiri kasih pipi kanan," kata Ruhut berkaca-kaca.
Kini Ruhut hanya jadi anggota Komisi III DPR biasa. Sementara penggantinya, Pieter Zulkifli, akan segera dilantik jadi ketua Komisi III DPR siang ini.
(van/trw)











































