"Mereka sempat pacaran 2-3 bulan. Terus putus di bulan Juli, dan semenjak saat itu dia (pelaku) mulai neror lewat sms berupa ancaman," ujar Fuad kepada wartawan saat berbincang di RS Royal Taruma, Tanjung Duren, Jakbar, Senin (7/10/2013).
Fuad mengatakan, pelaku penyiraman Ricky Halim juga sempat mengancam akan melukai kakak AL. "Terus dia juga mengancam mau menyantet adik saya," ujar Fuad.
Fuad mengatakan, menurutnya pelaku yang bernama Riki Halim Levin (23) itu memang agak sedikit gila. Pasalnya, sudah diputus sama adiknya masih terus memaksa balikan.
"Polisi sudah cari ke rumah orang tuanya tapi tidak ada. Saya harap pelaku cepat ditangkap," imbuh Fuad.
Peristiwa penyiraman ini terjadi pada Kamis (3/10) pagi. Saat itu korban disiram air keras di kosnya di Jalan U No 7B, Rt 09/ Rw 15, Palmerah, Jakarta Barat.
(spt/nal)











































