Pihak TNI mengakui adanya indikasi keterlibatan oknum prajurit dalam penembakan di tempat kos, Jl Gang Narpan RT 04 RW 04 Kelurahan Situ Saeur, Kecamatan Bojongloa Kidul, Bandung. Apa dugaan yang menyatakan adanya keterlibatan anggota TNI dalam aksi brutal itu?
"Ada bukti yang ditemukan di tempat kejadian," kata Kepala Penerangan Korps Pasukan Khas (Paskhas) Mayor Rifaid saat berbincang dengan detikcom, Minggu (6/10/2013).
Namun dia tidak merinci bukti apa yang ditemukan di lokasi kejadian. "Silakan itu tanya kepada mereka yang melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara)," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi dengan menghilang tiba-tiba itu indikasi yang menguat kalau dia pelaku," kata Rifaid.
Namun, dia menambahkan, pihaknya masih perlu melakukan interograsi terhadap yang bersangkutan untuk memastikan keterlibatan oknum itu.
"Walaupun bukti di lapangan ada indikasi keterlibatan si oknum prajurit ini, cuma bagaimana pun kita perlu menanyakan secara langsung untuk kepastian kejadian ini, apakah murni dilakukan yang bersangkutan atau oknum itu sendiri. Tapi indikasi memang ada," terangnya.
Dia berharap pihak kepolisian dibantu Polisi Militer dapat menangkap oknum yang diduga melakukan penembakan itu. "Kita berharap secepatnya tertangkap," ujar Rifaid.
Bila nanti dari hasil pemeriksaan membuktikan adanya keterlibatan yang bersangkutan, maka pihaknya tidak akan menutupi kasus tersebut.
"Pimpinan TNI tidak akan tinggal diam, tidak ada yang disembunyikan. Sekecil apa pun itu harus melalui proses hukum," tegas Rifaid.
(ahy/nrl)











































