Ada Letusan Phreatik, Gunung Tangkuban Parahu Berstatus Waspada

Ada Letusan Phreatik, Gunung Tangkuban Parahu Berstatus Waspada

Andri Haryanto - detikNews
Minggu, 06 Okt 2013 11:50 WIB
Ada Letusan Phreatik, Gunung Tangkuban Parahu Berstatus Waspada
Jakarta - Gunung Tangkuban Parahu yang berada di perbatasan Subang dan Kabupaten Bandung Barat kembali menunjukkan aktivitasnya. Dini hari tadi gunung yang dikenal dengan legenda Sangkuriang mengalami letusan phreatik.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) Hendrasto mengatakan, letusan terjadi sekitar pukul 03.37 WIB, Minggu (6/10/2013). Letusan Phreatik ini adalah aktivitas kedua setelah peristiwa serupa terjadi Sabtu (5/10/2013), tepat pukul 06.21 WIB.

"Letusan terjadi selama sembilan menit," kata Hendrasto saat berbincang dengan detikcom, Minggu (6/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Letusan phreatik sendiri adalah aktivitas magma bersentuhan dengan air tanah. Dari aktivitas itu muncul uap dan tekanan sehingga terjadi letusan. Dia mengistilahkan letusan ini dengan air yang mendidih di dalam panci yang tertutup rapat, maka uap air akan menekan tutup panci tersebut.

Laiknya sebuah aktivitas vulkanologi, jejak erupsi tersebut terlihat dari kerikil batu yang berserakan di sekitar kawah.

"Pengaruhnya lokal saja, artinya di sekitar kawah," kata Hendrasto.

Akibat letusan tersebut juga terlihat lubang sebesar 20 meter di kawah Tangkuban Parahu. "Karena tremornya masih muncul, masih waspada level II," jelasnya.

Dia menambahkan, karena aktivitas letusan phreatik gunung masih dimungkinkan terjadi berdasarkan pengamatan seismograf, maka aktivitas pelancong di Tangkuban Parahu ditutup sementara waktu.

"Untuk jarak steril sendiri direkomendasikan 1,5 kilometer dari kawasan kawah," ujar Hendrasto.

(ahy/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads