Dendam, Motif Tompel Siram Air Keras ke Penumpang Bus 213

Dendam, Motif Tompel Siram Air Keras ke Penumpang Bus 213

Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 06 Okt 2013 10:29 WIB
Jakarta - Pihak kepolisian Jakarta Timur telah menangkap pelaku penyiraman air keras kepada penumpang bus PPD 213 jurusan Kampung Melayu-Grogol. Pelaku berinisial RN alias Tompel melakukan hal itu karena dendam.


"Motifnya dendam karena kurang lebih 6 bulan lalu dia pernah disiram juga dan ada botak di rambutnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Minggu (6/10/2013).

Tompel diamankan di Jalan Alamanda Villa Mutiara Gading 3 Kebalen, Kecamatan Babelan, Bekasi, pada Minggu (6/10) pukul 02.00 WIB. Tompel dijerat dengan Pasal 351 ayat (2) tentang penganiayaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tersangka adalah pelajar STM Negeri 1 Boedi Oetomo (sekarang SMKN 1 - red)," ucap Rikwanto.

Pelemparan air keras itu pada Jumat (04/10) pukul 06.30 pagi. Seorang pelajar naik ke atas bus PPD jurusan Kampung Melayu-Grogol, saat berhenti di Jatinegara Barat, Jatinegara, Jakarta Timur.

Pelajar yang mengenakan baju olahraga itu tiba-tiba melempar air keras ke arah penumpang, lalu langsung melarikan diri.

Akibat pelemparan air keras itu, 13 orang mengalami luka-luka, empat di antaranya adalah siswa SMK 34 Kramat Raya Jakarta Pusat yakni  Tio Alparagi, Fahrianto Ali, Tegar Didik Lesmana dan Ahmadi Rosadi.

Sembilan orang yang terluka lainnya yakni Beta Vergin Silalahi, Galuh Pratiwi Andriani, Dra RA Candramaya, Veronika Simanjuntak, Srikurniati, Retna Permata sari, Dwi Nurcahyaning Sari S, Andra Cristy dan Yodie Adisti Gracia.

(mei/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini