Massa HTI yang terdiri dari kelompok laki-laki dan perempuan ini membawa poster penolakan APEC, seperti: 'APEC Alat Penjajah Ekonomi Kapitalis', 'Islam Yes, Kapitalis No!', dan 'Tolak APEC dan Imperialisme Amerika'. Selain itu, massa HTI juga membawa foto Presiden Amerika Serikat Barack Obama.
Beberapa peserta aksi menggelar aksi teatrikal yang menyimbolkan kekuasaan kapitalisme asing dalam menguasai blok migas di Indonesia dan membuat rakyat Indonesia menderita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Data membuktikan kebijakan perdagangan bebas di kawasan ASEAN yang ditandatangani SBY, sejak tahun 2007 hingga kini berdampak dengan bangkrutnya 6123 perusahaan milik bangsa Indonesia. Keadaan ini berdampak pada banyaknya pengangguran di negeri kita. Di atas kertas teorinya mudah namun realitasnya malah memperburuk ekonomi Indonesia," ujar Dirwan.
Dalam aksi longmarch sepanjang 3 kilometer dan mimbar bebas di depan Monumen Mandala ini berlangsung tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas di sepanjang jalan Masjid Raya, jalan Gunung Bawakaraeng dan jalan Jenderal Sudirman. Di sekitar lokasi aksi hanya dijaga segelintir aparat kepolisian.
(mna/trw)











































