Akil Mochtar Menyangkal Terima Suap, Ketua KPK: Kami Punya Bukti!

Akil Mochtar Menyangkal Terima Suap, Ketua KPK: Kami Punya Bukti!

- detikNews
Sabtu, 05 Okt 2013 13:04 WIB
Akil Mochtar Menyangkal Terima Suap, Ketua KPK: Kami Punya Bukti!
Akil Mochtar (Hasan/ detikcom)
Jakarta - Ketua KPK Abraham Samad tidak menghiraukan sangkalan Ketua MK Akil Mochtar soal kasus suap terkait sengketa Pilkada. Abraham menegaskan, KPK memiliki bukti-bukti kuat atas penetapan status tersangka.

"Semua tersangka dan terdakwa ketika ditanya oleh KPK selalu melakukan penyangkalan-penyangkalan. Bagi kita, itu hal yang biasa. Karena kita punya bukti-bukti yang mendukung yang bisa membuktikan bahwa tersangka benar telah melakukan tindak pidana yang disangkakan," kata Abraham ditanya soal kasus Akil Mochtar usai  mengikuti upacara HUT TNI ke-68 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jaktim, Sabtu (5/10/2013).

Saat ini penyidik KPK tengah mengembangkan penyidikan kasus suap terkait sengketa Pilkada Lebak, Banten dan sengketa Pilkada Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Penyidik juga memvalidasi temuan penggeledahan di sejumlah tempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita ingin melihat lebih jauh ada atau tidaknya yang turut terlibat di dalamnya. Karena kita berleyakininan bahwa kasus ini masih bisa dikembangkan kasus ini," tegas dia.

Sebelum masuk rutan KPK, Akil Mochtar mengaku tidak mengenal anggota DPR Chairun Nisa dan seorang pengusaha bernama Cornelis yang ditangkap secara bersamaan di rumah dinas Akil.

"Ada orang datang tadi malam ke rumah saya sekitar jam 9 (malam) ngakunya dari Kalimantan Tengah, saya masih di dalam. Terus dikasih tahu ada tamu," papar Akil, Kamis (3/10).

Menurut Akil, saat ia keluar, petugas KPK sudah terlihat. Mereka langsung menggeledah dan menemukan amplop berisi uang. "Bukan dijebak, saya tidak tahu maksud dan kepentingannya apa," jawab Akil ketika ditanya dirinya merasa dijebak.

(/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini