Upacara ini dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, Sabtu (5/10/2013). Presiden SBY bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara Komandan upacara yakni Brigjen TNI Marinir Siswoyo.
Acara HUT TNI ke-68 juga akan dimeriahkan dengan parade alat utama sistem senjata, di antaranya panser Tarantula, tank Leopard 24A buatan jerman dengan meriam L44, meriam 105 militer KH-177 termasuk kendaraan tempur Marder 1A3.
Nantinya juga akan ada atraksi penerjun payung, di mana 5 penerjun membawa bendera TNI AD, TNI AU, TNI Al, Mabes TNI dan bendera Merah Putih. Kemudian, demonstrasi aerobatik dari 8 helikopter, 10 pesawat hercules, dan 6 pesawat yang membentuk formasi yang apik.
"TNI dilengkapi dengan berbagai alutsista yang tentu akan melengkapi. Harus militan, militan dalam segala hal. TNI tidak bermakna apabila tidak bersama-sama. Itu sebuah tekad kami bersama, tekad seluruh prajurit TNI," ujar Panglima TNI Jenderal Moeldoko beberapa waktu lalu.
(fdn/mok)











































