"Jadi saya sendiri tidak pernah bertemu secara langsung, secara fisik dengan Pak Menteri," kata Tuti di Jakarta, Jumat (4/10/2013).
Pada kesaksiannya di Pengadilan Tipikor, Suswono menyebut dirinya pernah diperkenalkan kepada Tuti melalaui perantara Bunda Putri. Perkenalan itu disebut terjadi di Pontianak. Tuti memang pernah datang ke Pontianak pada tahun 2008 bersama Bunda Putri atau Non Saputri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tuti hanya mengakui pernah berbicara dengan Suswono lewat perantara Bunda Putri. Percakapan itu terjadi pada sekitar awal 2013.
Saat itu Bunda Putri menelepon Tuti meminta ingin bertemu. Bunda Putri lalu mengirimkan sopir dan menjemput Tuti.
"Sampai di sana Putri menanyakan masalah kesehatan saya karena lama tidak bertemu dan saya bercerita mengenai perkembangan kanker saya," ucapnya.
Dalam pertemuan itu, tiba-tiba Bunda Putri menanyakan perihal kedatangan Tuti ke Dirjen Peternakan. Tuti heran mengapa Bunda Putri tahu dia pernah ke kantor Dirjen Peternakan.
"Lok kok tahu?" tanya Tuti saat itu.
"Saya diberitahu Pak Menteri. Nih saya sambungkan ke Pak Menteri kalau tidak percaya," jawab Bunda Putri.
Setelah itu, Bunda Putri lalu menyerahkan telepon itu ke Tuti. "Pikir saya, ya sudah tidak apa-apa, karena betul-betul tidak enak," ujar Putri.
"Pak, pertemuan saya dengan Pak Dirjen hanya membantu menyampaikan surat saja dan tidak ada hubungannya dengan Pak Boed (Boediono) dan saya sendiri," kata Tuti.
"Beliau hanya ketawa. Baik dan itu saja saja," imbuhnya.
(fiq/mok)











































