"Kita ke sini untuk melaporkan serta mendampingi awak bus kami menjadi saksi," ujar kepala unit PPD Depo Pulogadung, Yohnny Maulana Simbolon di Polres Jakarta Timur, Jumat (04/10/2013).
Menurutnya peristiwa sudah sering terjadi. Alhasil bus ikut menjadi korban aksi brutal pelajar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menuturkan dampak aksi brutal tersebut membuat rugi operator bus. Karena dapat membuat trauma penumpang.
"Kita jadi rugi karena setiap kejadian kaca mobil kita pecah, dan kalau kayak gini penumpang bisa trauma," tandasnya.
(edo/gah)











































