"Badan saya terasa bergetar. Tidak yakin dengan kabar itu," kata Marta (70), ibu mertua Akil Mohtar, saat ditemui di rumahnya, di Jalan Flamboyan Kelurahan Putussibau Utara, Kecamatan Putussibau Utara, Kapuas Hulu, Jumat (4/10/2013).
Marta mengaku tahu menantunya ditangkap KPK dari kerabat. Sulit dipercaya, Akil yang dikenalnya baik, berbuat macam-macam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan Marta, jika pulang ke Kapuas Hulu, Akil selalu menyempatkan diri bermalam di rumahnya. Bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat. "Dia anaknya baik sekali," katanya.
Marta berharap Akil kuat menghadapi masalahnya, tabah dan selalu berdoa. Ia yakin Akil bisa karena sejak kecil ia mandiri.
Waktu kecil, Akil tinggal bersama orangtua di RT 01/ RW 02 Kampung Prajurit, Kelurahan Hilir Kantor, Kecamatan Putussibau Utara. Ia dikenal rajin dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. "Semoga dia bisa melaluinya," tutupnya.
Akil ditangkap KPK terkait suap Pilkada Gunung Mas Kalimantan Tengah dan Lebak Banten. Saat ini dia ditahan di Rutan KPK.
(trw/trw)











































