"Ya tentu secara citra tentu ada dampaknya kepada Partai Golkar," kata Akbar saat berbincang dengan detikcom, Jumat (4/10/2013).
Karena itu Akbar mengimbau jajaran Golkar untuk menjauhi korupsi. Dia juga menegaskan bahwa partainya mendukung penuh pengusutan kasus korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang setelah Atut dicegah KPK, kekecewaan warga Banten seputar politik dinasti Atut mengemuka. Mantan rektor IAIN Banten, Prof Tihami, bahkan mendorong KPK mengusut tuntas korupsi dinasti Atut. Terkait hal ini, Akbar Tandjung menegaskan partainya tak akan menghalangi penyidikan KPK.
Tidak ada sedikit pun usaha untuk mencapuri apalagi menghalangi," tegasnya.
Ratu Atut Chosiyah dicegah bepergian ke luar negeri oleh KPK per Kamis kemarin. Pencegahan Atut terkait dugaan suap yang dilakukan sang adik, Tubagus Chaery Wardana alias Wawan, yang sudah ditetapkan menjadi tersangka bersama Ketua MK Akil Mochtar.
(van/nrl)











































