Ratu Atut Dicegah KPK, Akbar: Citra Golkar Bisa Merosot

Ratu Atut Dicegah

Ratu Atut Dicegah KPK, Akbar: Citra Golkar Bisa Merosot

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jumat, 04 Okt 2013 17:21 WIB
Ratu Atut Dicegah KPK, Akbar: Citra Golkar Bisa Merosot
Jakarta - Gubernur Banten dari Golkar, Ratu Atut Chosiyah, dicegah KPK terkait sengketa Pilkada dari tahun 2011-2013. Ketua Wantim Golkar Akbar Tandjung khawatir citra Golkar bakalan merosot. Akbar termasuk petinggi Golkar yang bersuara keras soal kasus Atut.

"Ya tentu secara citra tentu ada dampaknya kepada Partai Golkar," kata Akbar saat berbincang dengan detikcom, Jumat (4/10/2013).

Karena itu Akbar mengimbau jajaran Golkar untuk menjauhi korupsi. Dia juga menegaskan bahwa partainya mendukung penuh pengusutan kasus korupsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang penting Golkar memberikan dukungan terhadap langkah yang ditempuh lembaga hukum dan Golkar memperjuangkan pemberantasan korupsi dan kalau ada kader Golkar terlibat ya kita tidak akan mencampuri," kata Akbar.

Memang setelah Atut dicegah KPK, kekecewaan warga Banten seputar politik dinasti Atut mengemuka. Mantan rektor IAIN Banten, Prof Tihami, bahkan mendorong KPK mengusut tuntas korupsi dinasti Atut. Terkait hal ini, Akbar Tandjung menegaskan partainya tak akan menghalangi penyidikan KPK.

Tidak ada sedikit pun usaha untuk mencapuri apalagi menghalangi," tegasnya.

Ratu Atut Chosiyah dicegah bepergian ke luar negeri oleh KPK per Kamis kemarin. Pencegahan Atut terkait dugaan suap yang dilakukan sang adik, Tubagus Chaery Wardana alias Wawan, yang sudah ditetapkan menjadi tersangka bersama Ketua MK Akil Mochtar.

(van/nrl)


Berita Terkait