Diduga Konsumsi Narkoba, Akil Mochtar Sebaiknya Dites Urine

Akil Ditangkap KPK

Diduga Konsumsi Narkoba, Akil Mochtar Sebaiknya Dites Urine

Andri Haryanto - detikNews
Jumat, 04 Okt 2013 13:59 WIB
Diduga Konsumsi Narkoba, Akil Mochtar Sebaiknya Dites Urine
Jakarta - Penyidik KPK menemukan bukti mengejutkan saat melakukan penggeledahan di ruang kerja Akil Mochtar di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) berupa narkoba. Belum diketahui jelas pemilik barang haram itu, namun dari gelagat Ketua MK yang tak kooperatif saat diperiksa KPK, diduga Akil adalah pengguna narkoba.

"KPK perlu segera lakukan langkah tes urine dan assesment, tujuannya untuk memastikan dia konsumsi narkoba atau tidak," kata Deputi Pemberantasan Narkotika BNN, Irjen (Purn) Benny J Mamoto, saat berbincang dengan detikcom, Jumat (4/10/2013).

Dari tes itu akan diketahui apakah Akil positif mengkonsumsi narkoba seperti barang bukti yang ditemukan penyidik KPK kemarin. Serta sejauh mana Akil ketergantungan narkotika.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena bila positif, maka dia akan cenderung bohong tanpa rasa salah, sehingga tidak efektif pemeriksaannya. Hasil pemeriksaan ini nantinya untuk pertimbangan efektifitas penyidikan tanpa mengurangi penyidikan kasus pokok," ujar Benny.

Sikap serupa juga dialami BNN dalam pemeriksaan beberapa penyalahguna narkoba yang selalu mengelak meski dia tertangkap basah mengkonsumsi barang haram.

"Ini sudah banyak saya hadapi, seperti kasus pilot, hakim, Kolonel TNI AL, dan lain-lain," papar Benny.

Dia juga membandingkan dengan kasus kecelakaan maut dengan terdakwa Apriyani di mana sesaat setelah kecelakaan tidak memperlihatkan raut penyesalan dan bersalah. "Tapi lima hari kemudian histeris setelah sadar dan hilang pengaruh narkobanya," ujarnya.

Kepala Rehabilitasi BNN, dr Kusman Suriakusuma mengatakan, zat adiktif yang ada di dalam narkoba dapat menimbulkan perubahan pola pikir dan emosional.

"Jadi, kalau dia melakukan kesalahan kadang dia bertahan. Zat adiksi suka bikin orang lupa etika dia sebagai manusia," jelas Kusman yang tengah berada di Palangkaraya ini.

Dihubungi terpisah, Ketua Umum Gerakan Antinarkotika Nasional (Ganas) Nyoman Edy mengatakan, KPK diimbau untuk berkoordinasi dengan BNN terkait temuan narkotika di ruang kerja Akil Mochtar. "Yang terpenting BNN menyelidiki asal usul barang itu dari mana," kata Nyoman.

(ahy/rmd)


Berita Terkait