Pelajar Lempar Air Keras ke Bus 213, 13 Penumpang Luka Bakar

Pelajar Lempar Air Keras ke Bus 213, 13 Penumpang Luka Bakar

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jumat, 04 Okt 2013 12:35 WIB
Pelajar Lempar Air Keras ke Bus 213, 13 Penumpang Luka Bakar
Tio Korban Siraman Air Keras
Jakarta - Diduga hendak memprovokasi tawuran, seorang pelajar sebuah SMK swasta di Jakarta melemparkan air keras ke bus PPD 213 rute Kampung Melayu-Grogol. Akibatnya 13 penumpang bus umum tersebut menderita luka bakar.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 06.10 WIB di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat (4/10/2013). Tio, pelajar SMK 34 atau yang dikenal sebagai STM KR, menceritakan insiden itu saat ditemui detikcom di IGD RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur. Tio merupakan penumpang bus yang duduk di depan bus bersama beberapa teman-temannya dan salah satu korban luka.

Menurut Tio, bus meluncur dari terminal Kampung Melayu sekitar pukul 06.10 WIB. Setelah tiba di pertigaan Jembatan Tongtek, Jatinegara, ada kerumunan pelajar SMK swasta yang merupakan musuh bebuyutan sedang duduk-duduk di pinggir jalan. Lalu satu dari mereka lalu jalan kaki dan mendekati bus. Kemudian dia naik ke atas bus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia langsung nyiram air di gelas seperti Tupperware warna merah," ujar Tio.

Setelah penyiraman itu, Tio langsung turun dan lari bersama teman-temannya yang lain.

"Nggak lama badan saya langsung panas. Penumpang panik di dalam, bus berhenti dan semua penumpang turun. Baju saya juga sudah robek-robek semua. Setelah itu saya nggak inget lagi, saya tiba-tiba sudah di RS," tutur pelajar kelas 1 itu.

Akibat tindakan pelajar yang menyiram air keras tersebut, 13 penumpang terluka bakar dan segera dilarikan ke RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur. Saat ini 10 orang di antaranya sudah boleh pulang karena luka tidak terlalu parah. Sedangkan 3 penumpang masih dirawat.

"3 Korban masih dirawat. Sisanya sudah boleh pulang, rawat jalan," kata Sukendar, Supervisor RS Premier Jatinegara saat ditemui di kantornya.

Korban yang masih dirawat yakni Beta Virgin Silalahi (34), karyawan, terkena siraman air keras di muka. Tio Alfarabi dan Dwi Nurcahyani (34), karyawan, terkena luka bakar di punggung.

Berikut nama-nama korban:

1. Beta Virgin Silalahi (34)
2. Dwi Nurcahyani (34), karyawan
3. Retna Permatasari (1991, warga Pisangan
4. Andra Kristi (35) karyawan swasta, Jl Gamprit, Jatiwaringin, Pondok Gede.
5. RA Chandra Maya (28) Duren Sawit
6. Veronica Simanjuntak (35) Cipinang Muara
7. Sari Kurniati (29), Duren Sawit
8. Yodie Adisti Gracia (34), Balai Kambang
9. Tio Al Farabi (16), pelajar
10. Fahri Yanto Ali (16), pelajar
11. Tegar Didi Lesmana (16), pelajar
12. Ahmad Rusadi (16), pelajar
13. Galuh Pratiwi Andriani
 

(nwy/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini