Rabu (2/10) malam, KPK menyergap di beberapa lokasi. Mulai dari rumah Akil di kompleks menteri Widya Chandra, hingga rumah Tubagus Wawan di Jl Denpasar. Mereka diduga terlibat kasus terkait sengketa Pilkada Gunung Mas dan Lebak.
Penangkapan itu merupakan berita panas di media massa. Tentunya, ada kerabat dan kolega tersangka yang mendengar itu. Yang lucu, ada upaya mistis dari kerabat tersangka agar tersangka lolos dari KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Katanya, dengan menabur garam, tersangka bisa lolos dari jerat KPK. Tabur garam itu diketahui dari pemantauan penyidik KPK. Tapi tentu cara tersangka itu tak membuat gentar KPK.
"Tabur garam itu mau dilakukan kerabat tersangka Kamis dini hari," jelas penegak hukum itu.
KPK tetap maju terus, semua diserahkan kepada Sang Pencipta. Karena cara mistis atau ilmu hitam tentu tak akan mempan kalau Tuhan tak mengizinkan. Tersangka tetap diproses dan dijerat karena terbukti menyuap hakim.
Entah mengapa tabur garam itu batal dilakukan oleh kerabat tersangka tersebut. "Dicek satpam, dini hari itu nggak ada tuh yang tabur garam," cerita penegak hukum itu dengan senyum.
(ndr/nrl)











































