"Sangat disayangkan, karena MK sebagai benteng terakhir dermokrasi dan konstitusi," kata Syarif di sela-sela acara APEC Unthinkable Week di Discovery Mall, Kuta, Jumat (4/10/2013).
Syarif mengatakan, Akil tersangkut kasus korupsi dalam penyelesaian sengketa di beberapa pilkada di MK bukan lantaran latar belakang politik.
"Saya kira bukan berlatar background politik, tapi lebih pada karakter yang bersangkutan yang tidak tahan godaan," imbuhnya.
Akil dan 3 orang ditangkap KPK di kompleks menteri di Jl Widya Candra III No 7, Jakarta Selatan, Rabu (2/10) malam. Ia ditetapkan sebagai tersangka suap terkait Pilkada Gunung Mas Kalteng dan Lebak Banten.
(gds/trw)











































