Dalam catatan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Atut terakhir kali melaporkan kekayaannya pada 6 Oktober 2006.
Pada laporan 21 halaman itu, Atut tercatat memiliki harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan yang tersebar di Serang, Bandung, Cirebon, Jakarta Barat, dengan total nilai Rp 19,16 miliar. Jumlah daftar tanah dan bangunan yang tercatat sebanyak 122 catatan. Sebagian besar aset tak bergeraknya ada di Serang, ibukota Banten.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total kekayaannya Rp 41,93 miliar. Meningkat Rp 11 miliar lebih dibanding LHKPN sebelumnya pada 1 Oktober 2002 yang jumlahnya Rp 30,63 miliar.
(tor/nrl)











































