Penyidik KPK yang memakai topeng memamerkan barang bukti suap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar. Akil diringkus KPK terkait dugaan suap penanganan sengketa Pilkada Gunung Mas, Kalteng dan Pilkada Lebak, Banten.
"Coba silahkan diperlihatkan uangnya," pinta Ketua KPK Abraham Samad kepada dua orang penyidik dalam jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2013).
Dua orang penyidik kemudian mengambil ampop coklat yang berada di meja. Penyidik ini mengenakan rompi coklat bertuliskan KPK. Wajah mereka ditutupi dengan topeng berwarna hitam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, sebuah tas juga dibuka. Isinya uang pecahan Rp 100 ribu. Nilainya mencapai Rp 1 miliar. Uang itu rencananya oleh para penyuap akan diberikan kepada Akil. Namun KPK mencegah dan menindaknya.
(nal/ndr)










































