Istri Arafat Marah dengan Pejabat-pejabat Palestina

Istri Arafat Marah dengan Pejabat-pejabat Palestina

- detikNews
Senin, 08 Nov 2004 10:35 WIB
Jakarta - Istri Yasser Arafat dengan marah menuding bahwa pejabat-pejabat tinggi Palestina yang akan mengunjungi suaminya di Paris, bermaksud untuk "mengubur" Presiden Palestina itu "hidup-hidup." Demikian dicetuskan Suha dalam wawancara emosional dengan stasiun televisi Al-Jazeera seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (8/11/2004)."Saya mohon kalian untuk waspada akan besarnya konspirasi. Mereka berusaha mengubur Abu Ammar (Arafat) hidup-hidup," cetus Suha dalam percakapan melalui telepon dari rumah sakit militer Prancis di Clamart, pinggiran Paris, tempat Arafat saat ini menjalani perawatan intensif.Menurut Suha, pejabat-pejabat tinggi Palestina tengah berusaha untuk merebut peran suaminya yang telah dipegang selama empat dekade sebagai pemimpin Palestina."Biarlah rakyat Palestina yang jujur tahu bahwa sekelompok orang yang ingin mengambil alih akan datang ke Paris besok," jerit Suha dalam bahasa Arab seperti dikutip Associated Press, Senin (8/11/2004).Yang dimaksud istri pemimpin Palestina tersebut adalah deputi Arafat, Mahmoud Abbas, Perdana Menteri Ahmed Qurie dan Menteri Luar Negeri Palestina Nabil Shaath, yang berencana terbang ke Paris untuk menjenguk Arafat.Seorang produser Al-Jazeera menyatakan bahwa mereka yakin suara tersebut adalah benar milik Suha Arafat. Dikatakan bahwa perempuan itu menghubungi kantor Al-Jazeera di Ramallah, Palestina dari rumah sakit militer Prancis.Sebelumnya, media Israel melaporkan bahwa mungkin saja Arafat yang dirawat di Paris sejak 29 Oktober lalu itu, akan dicabut dari mesin-mesin penunjang hidup saat kunjungan petinggi-petinggi Palestina. Hingga saat ini kondisi Arafat dilaporkan belum menunjukkan tanda-tanda membaik. Kabar terakhir mengenai pemimpin veteran itu, ia dinyatakan menderita gagal lever. Sebelumnya dilaporkan bahwa kondisi Arafat kritis dan berada antara hidup dan mati. (ita/)


Berita Terkait