"Memperkenalkan saja, waktu itu dia datang. Waktu itu dia sangat dekat dengan Pak SBY," tuturnya di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Kamis (3/10/2013).
Penasihat hukum Luthfi Hasan, Zainuddin Paru, juga menanyakan pekerjaan Sengman terkait urusan di Kementerian Pertanian. "Dia tidak pernah mengajukan perusahaan ikut importasi," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada Suswono, Sengman mengaku sering tinggal di Singapura. Soal uang Rp 40 miliar yang pernah disebut dalam rekaman sadapan pembicaraan Fathanah dan Ridwan Hakim, Suswono mengaku tidak tahu.
Sengman sebelumnya muncul di rekaman Fathanah dengan Ridwan Hakim, putra dari Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin. Dia disebut bersama dengan Bunda Putri. Sengman sempat mengaku utusan SBY.
Lewat menterinya, Presiden SBY kemudian meluruskan kembali isu itu. "Apakah Presiden SBY mengenal? Ya memang kenal. Dan apakah Presiden hadir di perkawinan anaknya? Ya, hadir, tapi kehadiran Presiden SBY hadir sebagaimana beliau hadir juga di perkawinan anak pengusaha-pengusaha lainnya," kata Menko Polhukam Djoko Suyanto.
(fdn/mad)











































