"Dalam proses Pilkada, saya memang sering mendengar rumor negatif tentang jual-beli sengketa Pilkada di MK. Tapi saya percaya penuh kepada Mahfud MD, sehingga saya memilih tidak percaya terhadap rumor tersebut," kata Wakil Ketua Umum PAN Dradjat Wibowo kepada wartawan, Kamis (3/10/2013).
Meskipun Dradjat tak memungkiri ada beberapa keputusan MK yang menurutnya salah. Misalnya keputusan kasus sengketa Pilbup Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu Dradjat berharap KPK membuka misteri rumor jual-beli sengketa Pilkada di MA lebih mendalam. "Saya berharap KPK bisa membuka misteri keputusan MK tentang Kobar, yang kebetulan sama-sama di Kalimantan Tengah dengan kasus Gunung Mas. Mudah-mudahan tidak ada nuansa korupsi dalam keputusan sengketa Pilbup Kobar tersebut sehingga integritas MK tetap terjaga," katanya.
Bagi Dradjat, MK mengemban amanat yang sangat terhormat. Para hakim konstitusi adalah guardian of constitution. "Pelengseran presiden pun tidak bisa dilakukan tanpa melalui MK. Jadi para hakim MK benar-benar dituntut bersikap setengah malaikat, jangan tergoda suap, korupsi, dan skandal apa pun," tegasnya.
Secara pribadi dia tak rela MK rusak karena korupsi. Ada mantan kader PAN juga yang kini jadi hakim konstitusi.
"Saya berharap banyak kepada kedelapan hakim MK yang lain, khususnya Bang Patrialis Akbar, untuk bekerja secepat mungkin memulihkan integritas dan kredibilitas MK," tandasnya.
(van/nrl)











































