"Jika KPU perlu alat angkut, silahkan (meminta bantuan TNI -red)," kata Panglima TNI Jenderal Moeldoko di sela gladi resik HUT TNI ke 68 di Skuadron 2 Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (3/10/2013).
Ditegaskan bentuk keterlibatan TNI dalam pelaksaan Pemilu dan Pilpres sebatas itu. Bukan membantu pelaksaan kampanye partai politik atau kontestan Pilpres yang merupakan purnawirawan TNI sekali pun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam acara gladi resik itu, hadir pula Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Budiman, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Marsetio, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia.
Atraksi 100 penerjun payung menghiasi langit. Satu per satu penerjun mendarat diatas 4 perahu karet yang diangkat oleh para prajurit. Diantara itu ada 5 penerjun yang membawa bendera Mabes TNI, TNI AD, AL, AU, dan bendera Merah putih. Kemudian bergantian 8 helikopter, 10 pesawat Hercules, dan 6 pesawat beratraksi di udara.
(lh/lh)











































