"Ya tentunya kami seperti yang lainnya, terkejut juga mendengar ada penangkapan apalagi Pak Akil Mochtar," kata Waketum Golkar Agung Laksono kepada detikcom, Kamis (3/10/2013).
Golkar punya kedekatan dengan Akil. Akil menjadi anggota DPR dari partai beringin sejak tahun 1999 selama dua periode. Dia merupakan politisi Golkar yang vokal, populer dan luwes bergaul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini, menurut Agung, bisa menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap MK. Agung berharap masalah ini segera dituntaskan.
"Karena itu kita serahkan kepada penegak hukum sepenuhnya untuk dituntaskan," tegasnya.
KPK menangkap basah Ketua MK Akil Mochtar karena diduga menerima suap terkait Pilkada di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Akil ditangkap di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra III No 7, Jakarta Selatan, Rabu (2/10/2013) sekitar pukul 22.00 WIB.
KPK menyita uang dalam bentuk dolar Singapura yang ditaksir senilai Rp 2-3 miliar. Anggota DPR dari Fraksi Golkar, Chairun Nisa, juga diamankan dari rumah Akil bersama seorang pengusaha. Sedangkan Bupati Gunung Mas Hambit Bintih dan seorang swasta diciduk dari Hotel Redtop, Jakarta Pusat, pada waktu yang sama.
(van/nrl)











































