"Penyebabnya masih diselidiki dan ini memang menyebabkan beban padam di sebagian Jakarta Timur dan Jakarta Selatan," kata Humas PLN, Bambang Dwiyanto kepada detikcom, Rabu (2/10/2013).
Bambang menjelaskan gardu yang terbakar adalah gardu induk yang memiliki tegangan sangat tinggi. Gardu dengan nama IBT II Gardu Induk cawang tersebut berkapasitas 500 Megawatt.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat kebakaran ini, mati lampu terjadi di Kemang, Mampang, Tebet, dan sebagian Jakarta Timur seperti Cililitan. Sudin Damkar Jaktim yang menerima laporan ini langsung menurunkan belasan mobil pemadam.
(vid/gah)











































