Dibahas Dalam 180 Pertemuan, 20 Gagasan RI Optimis Gol

Dari Vladivostok ke Bali (5)

Dibahas Dalam 180 Pertemuan, 20 Gagasan RI Optimis Gol

M Aji Surya - detikNews
Rabu, 02 Okt 2013 16:05 WIB
Dibahas Dalam 180 Pertemuan, 20 Gagasan RI Optimis Gol
Jakarta - Pemerintah Indonesia yakin bahwa semua proposalnya akan diterima para Ekonomi APEC. Dukungan itu tampak jelas dalam dua hari Pertemuan Pamungkas Tingkat Pejabat Tinggi APEC (CSOM) yang berakhir 2 Oktober 2013.

Demikian disampaikan Yuri O Thamrin selaku Ketua SOM APEC dalam sebuah konferensi pers siang ini di Nusa Dua Bali. Tampil dalam jumpa wartawan itu Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional, Kementerian Perdagangan Iman Pambagyo dan Prasetijono Widjojo, Deputi Bidang Ekonomi BAPPENAS.

Yuri menegaskan, sampai dengan pelaksanaan CSOM, selama hampir setahun ini, sebanyak 180 pertemuan telah dilaksanakan di berbagai kota di Indonesia. Pertemuan besarnya adalah tingkat pejabat tinggi yang dihelat di Jakarta, Surabaya dan Medan. Di sela-sela itu, dilaksanakan aneka pembicaraan untuk membahas isu-isu yang dianggap penting. Semua itu berujung pada sejumlah capaian utama yang akan menjadi bahasan di tingkat pemimpin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aneka proposal Indonesia tersebut dikatakan telah memenuhi 3 unsur utama. Pertama, mendekatkan APEC dengan rakyat. Kedua, capaian APEC menjadi jawaban atas berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi kawasan. Ketiga, keketuaan Indonesia mewariskan visi yang strategis.

β€œSaya dapat sampaikan bahwa 97 persen usulan Indonesia mendapatkan tanggapan positif. Sedangkan sisanya memerlukan pembahasan untuk penajaman. Semua ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan karena adanya persiapan yang baik,” ujar Yuri.

Salah satu hasil pertemuan yang dinilai baru adalah kesepakatan tentang kerjasama dalam pemberantasan korupsi yang dinamai Anti Corruption Transperancy Nerwork atau disingkat ACT Net. Forum ini merupakan merupakan wahana untuk pembangunan kapasitas, tukar-menukar informasi dan berbagi pengalaman. Diharapkan, ACT Net dapat menjadi pelopor kawasan Asia Pasifik yang bebas korupsi.

(rmd/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads