Demikian disampaikan Yuri O Thamrin selaku Ketua SOM APEC dalam sebuah konferensi pers siang ini di Nusa Dua Bali. Tampil dalam jumpa wartawan itu Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional, Kementerian Perdagangan Iman Pambagyo dan Prasetijono Widjojo, Deputi Bidang Ekonomi BAPPENAS.
Yuri menegaskan, sampai dengan pelaksanaan CSOM, selama hampir setahun ini, sebanyak 180 pertemuan telah dilaksanakan di berbagai kota di Indonesia. Pertemuan besarnya adalah tingkat pejabat tinggi yang dihelat di Jakarta, Surabaya dan Medan. Di sela-sela itu, dilaksanakan aneka pembicaraan untuk membahas isu-isu yang dianggap penting. Semua itu berujung pada sejumlah capaian utama yang akan menjadi bahasan di tingkat pemimpin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βSaya dapat sampaikan bahwa 97 persen usulan Indonesia mendapatkan tanggapan positif. Sedangkan sisanya memerlukan pembahasan untuk penajaman. Semua ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan karena adanya persiapan yang baik,β ujar Yuri.
Salah satu hasil pertemuan yang dinilai baru adalah kesepakatan tentang kerjasama dalam pemberantasan korupsi yang dinamai Anti Corruption Transperancy Nerwork atau disingkat ACT Net. Forum ini merupakan merupakan wahana untuk pembangunan kapasitas, tukar-menukar informasi dan berbagi pengalaman. Diharapkan, ACT Net dapat menjadi pelopor kawasan Asia Pasifik yang bebas korupsi.
(rmd/rmd)











































