"Wiranto itu kacang lupa kulitnya," kata Ruhut, Rabu (2/10/2013).
Ruhut mengungkit dirinya sudah berjuang mati-matian membela Wiranto saat Wiranto didera kasus pelanggaran HAM belasan tahun lalu. Namun kini Fraksi Hanura di DPR paling keras menolaknya jadi ketua komisi hukum tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan Wiranto menyatakan penolakan terhadap kepemimpinan Ruhut di Komisi III DPR. "Jadi pemimpin kan memimpin orang, dan mimpin orang butuh loyalitas dari orang yang dipimpin. Kalau yang dipimpin tidak seneng ya jangan memimpin," kata Wiranto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2013).
Menurutnya, menjadi ketua Komisi III perlu dukungan dari semua anggota sehingga bisa padu dalam menyelesaikan tugas-tugas komisi.
"Komisi III pun sekelompok manusia yang dipimpin orang, kalau Komisi III ini tidak mau dipimpin orang, dia mau memimpin siapa? Padahal harus padu harus ada kepercayaan di situ," ujar eks Panglima ABRI itu.
Soal pernyataan Ruhut bahwa Wiranto pernah dibela Ruhut dalam kasus 98, menurutnya siapa saja bisa melakukan pembelaan. "Dulu saat yang lalu membela pak Wiranto membela Timtim, itu membela yang benar hak siapa saja. Punya kewajiban membela bangsa Indonesia," ucap Wiranto.
(van/nrl)











































