Sekjen Golkar Idrus Marham memang bersuara keras soal Akbar. Dia meminta Akbar tak mengajari DPP Golkar melanggar AD/ART partai. Karena sesuai AD/ART, Rapimnas hanya dihadiri DPD I Golkar. Jubir Golkar Nurul Arifin bahkan mengingatkan Akbar jangan membakar rumah sendiri.
"Saya katakan tidak ada yang salah walaupun tidak diatur di AD/ART, saya pernah mempratikkan itu bahkan tidak hanya sekali," kata Akbar saat berbincang dengan detikcom, Rabu (2/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena mereka lah yang pada akhirnya bekerja di lapangan," kata Akbar.
Kabarnya kondisi internal Golkar memang makin panas menjelang Rapimnas. Apalagi petinggi FPG juga bermanuver tak menghadirkan Akbar Tandjung langsung sebagai pemberi arahan. FPG hanya menghadirkan wakil ketua Wantim Luhut Panjaitan untuk memberikan pengarahan, padahal di internal Golkar Luhut dimasukkan dalam kubu loyalis pencapresan Ical.
(van/trw)











































