Ketua FPD DPR Nurhayati Ali Assegaf pun terus melakukan lobi-lobi politik. Tapi hasilnya sejauh ini masih nol besar. Bos partai koalisi melepas begitu saja anggotanya di Komisi III DPR bermanuver menolak Ruhut.
Sebut saja Golkar, PKS, PPP, yang dimotori Bambang Soesatyo, Nasir Jamil, dan Ahmad Yani yang terus menolak penunjukan Ruhut. Mereka menyatakan kekhawatiran Komisi III DPR jadi komisi badut jika dipimpin Ruhut, belakangan mereka punya senjata baru, soal kumpul kebo Ruhut yang kembali diungkit-ungkit di BK DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dulu kita bisa bersama, kenapa sekarang jadi ribut?" gugat Syarief di komplek Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/10/2013).
Demokrat sebenarnya memiliki banyak calon yang mumpuni untuk menduduki jabatan Ketua Komisi III. Tapi agaknya Demokrat tak mau mencoret nama Ruhut.
"Itu sudah jadi hak Fraksi Demokrat," tegas pria yang menjabat sebagai Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah ini.
DPR memang tetap menjadwalkan pelantikan Ketua Komisi III pada Kamis (3/10) mendatang. Ruhut sendiri sampai hari ini yakin dirinya bakal jadi bos komisi hukum tersebut. "Pak SBY maunya gue," tegasnya, saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (2/10/2013).
(van/try)











































