Sempat Umbar Tembakan, Pelaku Curanmor di Bogor Tewas Dihakimi Warga

Sempat Umbar Tembakan, Pelaku Curanmor di Bogor Tewas Dihakimi Warga

Farhan - detikNews
Selasa, 01 Okt 2013 21:21 WIB
Sempat Umbar Tembakan, Pelaku Curanmor di Bogor Tewas Dihakimi Warga
Foto: Ilustrasi
Bogor, -

Zainal Abidin, pria asal Lampung Timur, pelaku pencurian motor, tewas dihakimi warga di Desa Rawakalong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, senin (30/09) malam. Sebelum tewas dihakimi massa, Zainal sempat mengumbar tembakan.

Kanit Reskrim Polsek Gunung Sindur AKP Budi Santoso mengatakan, Zainal Abidin sempat melepaskan satu kali tembakan ke arah pemilik motor, namun meleset dan tidak mengenai sasaran. "Pemiliknya tidak takut dan bersama rekannya mereka serang balik si pelaku," kata Budi ketika dikonfirmasi selasa (01/09/2013) siang.

Polisi kemudian melakukan olah TKP. Hasilnya, polisi menemukan sebuah magazin berisi 5 butir peluru dari sebuah tas warna hitam milik pelaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Magazin dan peluru yang kita temukan di lokasi sudah kita amankan. Tapi pistolnya belum ditemukan. Kita masih telusuri lokasi kejadian dan tanyakan warga sekitar yang mengetahui kejadian. Kita juga belum tahu, apakah ada orang lain yang sengaja mengamankan senjatanya," ujarnya.

Zainal Abidin, pria asal Lampung Timur, tewas dihakimi karena ingin mencuri motor Yamaha Vixion warna putih bernopol F 2125 RQ milik Dede Kurniawan (24), warga Jampang, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, yang hilang di kawasan Serpong, Tangerang Selatan.

"Dia (Dede) dan pamannya sedang mencari motornya, sambil mengarah pulang. Di lokasi, mereka temukan motornya di parkir di depan salah satu ruko di depan perumahan Bukit Dago. Setelah ditanyai, ternyata Zainal Abidin mengaku kalau motor itu adalah motornya. Keduanya terlibat cekcok mulut, sampai akhirnya Zainal mengeluarkan senjatanya," pungkasnya.

(rvk/rvk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini