Pasrah Seruan KPK, Pedagang Parsel Harap Untung Saat Natal
Minggu, 07 Nov 2004 23:25 WIB
Jakarta - Sampai H-7 menjelang hari lebaran, para pedagang parsel masih kebingungan menjual dagangannya. Sebagian mereka pesimis dan pasrah, terkait himbauan KPK agar pejabat tidak menerima parsel.Meskipun demikian, para pedagang parsel tersebut berharap bisa menjual barang dagangan mereka pada saat hari Natal Bulan Desember nanti. Meski tidak mengharapkan untung, setidaknya mereka bisa mendapatkan kembali modal mereka.Beberapa orang pedagang parsel di daerah Cikini, Jakarta Pusat, menyampaikan keluh kesah mereka menghadapi msuim lebaran kali ini.Seperti Ibu Eni, seorang pedagang parsel yang berlokasi di bawah rel KA Cikini mengatakan, pendapatannya tahun ini menurun dibanding lebaran tahun lalu."Kalau dibanding tahun kemarin sekarang agak menurun, tapi saya masih ada harapan akan memperoleh keuntungan terutama balik modal pada saat Hari Natal nanti," kata Eni saat ditemui detikcom, Minggu (7/11/2004).Sedangkan Hendri, pedagang lain, masih menghibur dirinya dan mengatakan bahwa lebaran kali ini hanyalah keberhasilan yang tertunda. Hendri mengaku modal awal yang ia keluarkan adalah Rp 20 juta."Baru kembali Rp 7 juta. Tapi meski bisnis sekarang hancur, saya berharap natal nanti akan bisa balik modal," kata dia.Sementara itu Bima, pedagang yang juga beroperasi di sekitar stasiun Cikini mengatakan, bingung menjual persediaan parsel yang ia miliki. "Dari 125 yang saya buat, hanya 50 parsel yang laku sedang sisanya masih menumpuk di gudang dan di rumah," kata Bima."Jangakan cari untung, buat balik modal saja belum tentu. Tapi saya optimis tahun depan bisa bangkit lagi dan jual parsel lagi. Saya sudah 15 tahun jualan parsel, ini hobi saya dan bidang saya memang di sini," demikian Bima.
(fab/)











































