Tinjau Stasiun Gambir
Presiden SBY Acungkan Jempol
Minggu, 07 Nov 2004 16:53 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengacungkan jempol kepada calon penumpang yang mengerubunginya saat meninjau stasiun kereta api (KA) Gambir. Masyarakat memuji "sidak" Presiden. Didampingi istrinya, Kristiana Herawati, SBY melanjutkan "sidak" dari terminal bus Kampung Rambutan ke Stasiun Gambir. Rombongan SBY termasuk Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani, Menteri Perhubungan Hatta Rajasa, Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi dan Jubir Presiden Andi Mallarangeng tiba di stasiun sekitar pukul 15.30 WIB, Minggu (7/11/2004).Tiba di stasiun, SBY langsung masuk ke posko operasi stasiun Gambir. Begitu SBY masuk, polisi dan paspampres langsung berbaris rapi di depan posko mencegah orang lain ikut masuk. Masyarakat yang mengetahui kedatangan Presiden langsung heboh. Para calon penumpang yang ada di lantai atas melongok ke bawah berharap bisa melihat wajah putra Pacitan itu. SBY berada di dalam posko itu sekitar 10 menit. Begitu keluar masyarakat tak mau melepaskannya. Mereka bersalaman dan mengikut arah kaki SBY melangkah. Sejumlah paspampres berupaya mencegah warga mendekat, tapi warga tetap nekat mendekat. Warga yang hanya bisa melihat dari jauh berteriak-teriak memanggil nama SBY."SBY...SBY..." teriak mereka. Mendapat teriakan itu SBY yang akan naik tangga ke lantai tiga, mengacungkan jempolnya ke arah warga. Di lantai tiga stasiun, SBY memperhatikan jadwal keberangkatan kereta. SBY juga melakukan dialog dengan calon penumpang."Gimana amankan?" tanya SBY. Seorang ibu-ibu yang ditanya SBY menjawab aman. "Selama ini tak ada masalah kan?" lanjut SBY yang dijawab dengab iya oleh penumpang.Presiden juga menyakan masalah calo. Penumpang menyatakan tidak ada calo. "Jadi semuanya baik?" kejar SBY lagi, sang ibu menjawab iya baik. SBY lantas mengucapkan selamat berlebaran pada warga yang diajaknya bicara. Calon penumpang lainnya yang ditemui SBY juga mengaku semuanya lancar-lancar saja. SBY berada di stasiun sekitar 30 menit. Sekitar pukul 16.00 WIB, Presiden meninggalkan Gambir dan bergerak menuju istana.Seorang calon penumpang Suwaji memuji tindakan SBY memantau langsung persiapan mudik lebaran. "Ya senang. Itu menunjukkan Pak SBY dekat dengan rakyat kecil," katanya.
(iy/)











































