Australia Khawatir JI akan Gunakan Senjata Nuklir
Minggu, 07 Nov 2004 14:21 WIB
Jakarta -
Tudingan tanpa fakta kembali dilontarkan Australia. Menlu Australia Alexander Downer mengingatkan kembali akan serangan Jemaah Islamiyah (JI). Downer menyatakan, kemungkinan JI akan menggunakan senjata nuklir untuk melakukan aksi teror. Pernyataan Downer itu, seperti yang dikutip The Age berdasarkan pada serangan teroris dengan target warga tak berdosa, seperti JI pada bom Bali, akan mampu dan beralasan untuk menggunakan senjata nuklir dan pemusnah massal lainnya untuk aksi mereka mendatang.Pemerintah Australia juga kembali merilis 4 organisasi teroris yang berbahaya dan termasuk di dalamnya JI. Diperkirakan serangan mereka akan terus berlanjut.Pernyataan Downer itu, berkaitan dengan kembali terpilihnya Bush yang akan memfokuskan kembali perang melawan terorisme di Afghanistan dan Asia Tenggara. Australia Senin mendatang akan mengikuti konferensi nuklir se Asia Pasifik. Badan Atom Internasional juga akan ikut dalam konferensi yang akan membahas pengamanan penggunaan material nuklir.Downer mengakui, kendati saat ini tidak ada bukti awal yang cukup untuk menyatakan JI punya senjata nuklir. Tapi dirinya yakin JI tidak akan berhenti untuk meningkatkan serangan terornya termasuk menggunakan nuklir."Tidak ada yang menyangkal para teroris itu akan mendapatkan dan mengembangkan material nuklir untuk melakukan aksi terornya," katanya.Downer menyatakan, Amerika Serikat (AS) akan terus melakukan kampanye anti teroris dengan sejumlah negara di Asia-Pasifik, terutama di Filipina, Thailand dan Indonesia.
(mar/)










































