Diperiksa KPK, Sekda Bandung Diperdengarkan Sadapan Telepon Dada Rosada

Diperiksa KPK, Sekda Bandung Diperdengarkan Sadapan Telepon Dada Rosada

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Selasa, 01 Okt 2013 16:43 WIB
Jakarta - Sekda Kota Bandung, Yossi Irianto baru saja selesai menjalani pemeriksaan penyidik KPK terkait dugaan suap pengurusan kasus bantuan sosial (Bansos) Bandung. Dia mengaku diperdengarkan rekaman sadapan telepon Dada Rosada oleh penyidik.

"Semuanya soal Dada, terutama terkait rekaman percakapan Dada," kata Yossi di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2013).

Sayangnya Yossi enggan menjawab saat ditanya soal isi sadapan. Dia malah menjelaskan soal pemeriksaannya kali ini yang berlangsung cepat.

"Karena fokus, pemeriksaan jadi cepat. Bahkan tadi juga masih sempat ngobrol dengan penyidik," jelasnya.

Sekda Bandung itu mengaku pada pemeriksaan kali ini tidak ditanya soal hakim-hakim yang namanya disebut-sebut dalam kasus suap pengurusan kasus Bansos Bandung. "Tidak ditanya itu," tambahnya.

Seperti diketahui dalam surat dakwaan Setyabudi, nama ketua PN Bandung Singgih Budi Prakoso disebut menerima suap dari Dada Rosada dan Edi Siswadi melalui Toto yang diserahkan pada terdakwa Setyabudi Tejocahyono. Dalam dakwaan Setyabudi, jaksa menyebut Singgih mendapatkan jatah US$ 15 ribu, sementara dua anggota majelis hakim perkara korupsi bansos, yaitu Ramlan Comel dan Djodjo Djohari mendapat masing-masing US$ 18.300.

(kha/rmd)


Berita Terkait