Hari ini, Selasa (1/10/13) hingga esok hari, para pejabat tingkat tinggi APEC bersibuk ria melakukan negosiasi hasil akhir yang akan menjadi bahan bahasan pada Pertemuan Tingkat Menteri dan KTT APEC. Banyak hal yang kemungkinan besar akan disepakati, seperti isu dukungan sistem perdagangan multilateral, peningkatan perdagangan jasa, konektivitas, pendidikan hingga kemudahan perjalanan berwisata.
Indonesia sendiri, sebagaimana diakui oleh Ketua Sidang Pejabat Senior APEC, Dubes Yuri O Thamrin, tengah memperjuangkan 20 usulan yang telah dilempar ke tengah sidang. Semua gagasan itu pada galibnya untuk memastikan bahwa perdagangan di kawasan ini terus bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kebutuhan masyarakat Indonesia saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βUntuk konektivitas misalnya, Indonesia mengajukan rencana pembangunan dan investasi infrastruktur di kawasan yang akan dimulai pada tahun 2014. Ini jelas manfaatnya buat Indonesia mengingat infrastuktur fisik merupakan salah satu kebutuhan utama rakyat Indonesia,β kata Yuri yang juga menjabat sebagai Dirjen ASPASAF Kemenlu.
Pertemuan Tingkat Akhir Pejabat Tinggi APEC yang biasanya disebut CSOM ini merupakan rangkaian pertemuan puncak APEC Indonesia 2013 yang berlangsung 1-8 Oktober 2013. Setelah melangsungkan empat kali pertemuan sepanjang tahun, para pejabat tinggi tersebut kini memfinalisasi hasil untuk dilaporkan dalam APEC Ministerial Meeting pada 4-5 Oktober 2013. Keputusan paling tinggi nantinya akan diketok pada KTT APEC, 7-8 Oktober 2013.
(rmd/rmd)











































