Filipina Belum Terima Konfirmasi Pembebasan Warganya di Irak

Filipina Belum Terima Konfirmasi Pembebasan Warganya di Irak

- detikNews
Sabtu, 06 Nov 2004 21:02 WIB
Jakarta - Pemerintah Filipina belum menerima konfirmasi soal pembebasan Roberto Tarongoy yang diculik di Irak. Pernyataan itu menanggapi berita Televisi Al Jazeera yang melaporkan bahwa Tarongoy telah dibebaskan. "Hingga kini, tim Departemen Luar Negeri (Deplu) belum dapat mengomentari pemberitaan media massa tentang pembebasan Roberto Tarongoy oleh para penculiknya," ujar Juru Bicara Deplu Albert Asuque, Sabtu (6/11/2004). Tarongoy adalah karyawan perusahaan Arab Saudi. Perusahaan itu menyediakan perbekalan bagi pasukan Amerika Serikat (AS) di Irak. Tarongoy diculik kawanan bersenjata di Baghdad bersama seorang warga negara Nepal, seorang warga AS dan 3 orang warga Irak, Senin (1/11/2004) lalu. Dari 6 sandera itu, baru seorang sandera dari Nepal yang sudah diketahui kabarnya. Pemerintah Nepal mengungkapkan warganya yang bernama Inus Kawari itu telah dibebaskan. Tarongoy merupakan warga Filipina kedua yang diculik di Irak. Seorang sopir truk bernama Angelo dela Cruz juga pernah mengalami nasib serupa, Juli 2004 lalu, sebelum akhirnya dibebaskan para penculiknya. (rif/)


Berita Terkait