Antara Hidup & Mati, Kondisi Arafat Tidak Membaik
Sabtu, 06 Nov 2004 15:26 WIB
Jakarta - Hingga saat ini kondisi Yasser Arafat yang dikabarkan antara hidup dan mati, belum juga menunjukkan tanda-tanda membaik. Namun tidak juga memburuk. Demikian diungkapkan pejabat-pejabat Palestin dan Prancis.Sejauh ini belum ada diagnosis resmi yang disampaikan pada publik untuk menjelaskan kondisi kritis pemimpin Palestina itu. Pemimpin veteran berusia 75 tahun itu, saat ini masih terbaring koma di rumah sakit militer Prancis di Clamart, pinggiran ibukota Paris."Kondisi kesehatan Presiden Yasser Arafat tidak memburuk. Kondisinya dianggap stabil sejak laporan kesehatan sebelumnya," ujar seorang juru bicara rumah sakit, Jenderal Christian Estripeau seperti dilansir kantor berita Associated Press, Sabtu (6/11/2004).Sebelumnya, Leila Shahid, wakil Palestina untuk Prancis, membantah keras laporan media-media Israel dan Prancis bahwa Arafat masih bertahan hidup dengan bantuan mesin penunjang. "Saya bisa pastikan kalian bahwa tidak ada kondisi mati otak," tegas Shahid kepada radio Prancis, RTL. "Dia sedang koma. Kami tidak tahu jenisnya namun itu koma yang bisa pulih kembali... Saat ini kami bisa katakan bahwa, berdasarkan kondisi dan usianya, dia sedang dalam saat kritis antara hidup dan mati," tandas Shahid.Di kota Gaza, Menteri Luar Negeri Palestina Nabil Shaath membantah bahwa Arafat secara klinis telah meninggal atau hidup dengan menggunakan sistem penunjang. Namun diakuinya bahwa sejauh ini kondisi Arafat tidak menunjukkan tanda-tanda membaik."Dia dalam kondisi kritis, dia tidak membaik dan itulah yang sangat meresahkan kami," ujarnya kepada Associated Press Television News. "Kami belum mendapat diagnosis yang tepat. Kami tidak tahu mengapa situasinya seperti ini, namun kondisinya juga tidak memburuk," ungkapnya.
(ita/)











































