Curah Hujan di Sumbar Tinggi, Pemudik Diminta Waspada

Curah Hujan di Sumbar Tinggi, Pemudik Diminta Waspada

- detikNews
Sabtu, 06 Nov 2004 14:57 WIB
Jakarta - Stasiun Metereologi Tabing Padang meminta para pemudik mewaspadai jalan-jalanrawan longsor di seluruh wilayah Sumatra Barat. Pasalnya, sampai dekade ke-2 November (H+6 lebaran) curah hujan di seluruh wilayah Sumbar diperkirakan masih sangat tinggi."Hampir setengah daratan pulau Sumatera sampai ke bagian Barat pulau Jawa, saat ini diliputi awan tebal. Sementara, pertumbuhan awan pembawa hujan di bagian Barat Sumatera sangat aktif dan cenderung bertahan," ujar Kepala Stasiun Metereologi Tabing Padang, Emrizal, ketika dihubungi detikcom via telepon, Sabtu (6/11/2004).Emrizal mengatakan, sampai minggu depan hampir seluruh wilayah Sumbar masih akan diguyur hujan yang cukup lebat. Hujan sangat berpeluang turun setiap hari, terutama pada sore, malam dan menjelang pagi hari. "Sedangkan, pada pagi sampai siang hari cuaca berawan dan berpotensi hujan," ujarnya.Sebelumnya Kepala Dinas Prasarana Jalan Sumbar, Hedianto, mengatakan sedikitnya terdapat 7 (tujuh) titik rawan jalan putus pada musim hujan di sejumlah kabupaten/ kota di Sumatera Barat."Titik rawan itu, antara lain terdapat di Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Sawahlunto Sijunjung, serta sejumlah tempat di Kabupaten Limapuluh Kota," terangnya.Warga kota Padang sendiri mengaku cemas akan kemungkinan terjadinya banjir di wilayah mereka. Sebab beberapa waktu belakangan, hujan nyaris selalu turun. "Sampai saat ini, saya belum menurunkan perabotan yang kemarin saya pindahkan ke tempat yang lebih tinggi. Habis, tempat saya ini rawan banjir," ujar Epi (29), warga Wisma Indah V Tabing.Sedangkan, Yulidar (43), warga Perumahan Pondok Pinang, Lubuk Buaya Padang, mengaku terpaksa menunda keberangkatannya pulang kampung. Menurut Yulidar dirinya takut banjir akan merusak perabotan dan peralatan rumah tangga lainnya. Menurutnya."Rencananya kami akan ke Lubuk Basung hari ini. Namun, karena kelihatannya masih akan hujan, lebih baik kami pindahkan dulu barang-barang ke tempat yang aman," demikian Yulidar. (djo/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads