Kofi Annan Ingatkan AS untuk Tidak Serang Fallujah
Sabtu, 06 Nov 2004 14:16 WIB
Jakarta - Pasukan AS saat ini tengah bersiap melancarkan serangan besar-besaran ke kota Fallujah, Irak. Sekjen PBB Kofi Annan telah mengingatkan pemerintah AS, Inggris dan Irak bahwa serangan tersebut bisa mengganggu pemilihan umum di Irak yang dijadwalkan pada Januari 2005 mendatang.Peringatan tersebut dikirimkan Annan melalui surat yang ditujukan untuk tiga negara tersebut. Demikian diungkapkan seorang diplomat yang familiar dengan surat tersebut, seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (6/11/2004).Menurut diplomat yang minta dirahasiakan identitasnya itu, ketiga negara tersebut "marah" dengan surat dari pemimpin badan dunia itu. Berbicara kepada wartawan, Annan menolak berkomentar mengenai surat tersebut. Namun dikatakannya bahwa serangan ofensif ke Fallujah akan membuat sebagian warga Irak makin sulit menerima hasil apapun dari pemilu Januari mendatang.Ditegaskan Annan, upaya-upaya harus dilakukan "untuk memenangkan hati dan pikiran rakyat dan menarik mereka masuk, sehingga pada akhir proses, pada akhir pemilu, itu adalah produk mereka dan rakyat yang telah terlibat".Juru bicara Departemen Luar Negeri Richard Boucher mengakui adanya perbedaan dengan Annan mengenai cara penanganan isu Fallujah yang disebut-sebut sebagai basis kelompok perjuangan Irak. Menteri Luar Negeri Colin Powell telah berbicara dengan Annan setelah surat tersebut diterima pemerintah AS."Dalam hal ini, terus terang, kami berbeda. Pemerintah Irak telah menyampaikan dengan sangat jelas bahwa memperjelas bahwa mereka punya strategi untuk menyelesaikan masalah dari kota-kota seperti Fallujah," ujar Boucher."Pemulihan perdamaian di Fallujah dan kota-kota lain sangat penting bagi mereka dan kami, dan itu perlu dilakukan segera demi rakyat yang tinggal di sana yang layak mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam proses politik," imbuhnya.
(ita/)











































