Bercampur dengan Penumpang Umum, Pendataan TKI Kacau
Sabtu, 06 Nov 2004 13:41 WIB
Jakarta - Akibat bercampur dengan penumpang umum, proses pendataan TKI yang datang Sabtu (6/11/2004) siang ini di pelabuhan Tanjung Priok agak kacau. Akibatnya data TKI yang tiba menjadi simpang-siur.Berdasarkan catatan sementara petugas, TKI yang tiba siang ini di pelabuhan Tanjung Priok sebanyak 125 orang yang mayoritas laki-laki dimana sebanyak 13 orang dalam kondisi sakit. Para TKI ini tiba di Tanjung Priok pukul 12.10 WIB bersamaan dengan ratusan penumpang umum lain yang menggunakan kapal Samudera Jaya 88.Menurut keterangan dokter yang memeriksa para TKI, sakitnya pata TKI ini akibat kondisi di kapal yang penuh orang sehingga banyak yang kekurangan oksigen, pusing dan mual. Seperti TKI yang sudah tiba sebelumnya, para TKI yang datang sabtu siang ini juga diminta untuk berkumpul di ruang tunggu embarkasi keberangkatan dimana mereka juga diberikan makanan ringan, air mineral dan nasi bungkus.Hal menarik terjadi di ruang tunggu ini ketika seorang polisi yang enggan disebut namanya membagi-bagikan uang Rp 5.000 kepada sejumlah TKI. Polisi tersebut hanya mengaku kasihan terhadap para TKI terutama yang berasal dari daerahnya."Saya hanya kasihan dengan mereka kok mas apalagi mereka yang satu daerah dengan saya," kata pak polisi yang segera menutup namanya yang terpampang di dada sambil mengaku berasal dari Sragen, Jawa Tengah.Berdasarkan data sementara, dari 125 TKI yang tiba di Tanjung Priok siang ini kebanyakan berasal dari Jawa Timur yakni sebanyak 114 orang. Sedangkan TKI yang berasal dari Lampung sebanyak 4 orang, Jawa Tengah 6 orang dan Jakarta 1 orang.
(san/)











































