"Pegawai, terutama security yang berhadapan langsung dengan museum, dan mereka yang ngecek. Sementara ini belum ada data (rekening mencurigakan)," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Tatan Dirsan, di Museum Nasional, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (30/9/2013).
Polisi juga sudah mengerucutkan jumlah saksi-saksi yang diperiksa. Dari 45 saksi yang diperiksa, sekarang hanya 10 saksi yang diperiksa secara intensif oleh polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi juga sudah berkordinasi dengan pihak bandara dan kepolisian daerah lainnya untuk mencegah barang bersejarah itu keluar dari Indonesia.
"Termasuk kita koordinasi juga dengan pihak bea cukai," pungkasnya.
(rvk/fdn)










































