"Sejauh ini sinyalemen yang kita terima berkaitan dengan langkah yang diambil oleh yang bersangkutan yang tidak bisa diterima oleh karyawan," ujar Kepala BIN Marciano Norman di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/9/2013).
Marciano mengatakan sebagai pimpinan perusahaan, Winson telah melakukan pemecatan kepada sejumlah karyawan. Hal itu yang diduga membuat geram karyawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski dugaan motif dan pelaku kearah hal itu, menurut Marciano ada kemungkinan dimanfaatkan oleh kelompok lain. "Tetapi tidak menutup kemungkinan itu juga dimanfaatkan oleh kelompok lain," imbuhnya.
Apakah ada kaitannya dengan teroris? "Tidak ada," jawabnya.
(ega/fdn)











































