Banjir, Lintas Riau-Tapanuli Selatan Terputus
Sabtu, 06 Nov 2004 13:14 WIB
Pekanbaru - Banjir bandang di Kabupaten Rokan Hulu menyababkan jalan lintas Riau ke Tapanuli Selatan (Sumut) terputus. Ratusan kendaraan umum terjebak dalam antrean panjang di ibukota Rohul, Pasir Pangaraian.Banji yang disebabkan meluapnya Sungai Rokan Kana ini, diketahui sejak usai makan sahur dini hari. Hujan yang mengguyur sejak tadi malam, telah membuat luapan air sungai menggenangai 700 rumah penduduk.Ketinggin air di sejumlah kawasan mencapai 2,5 m. Akibatnya, jalan lintas Pekanbaru melalui Rohul menuju Tapanuli Selatan sejak tadi pagi, Sabtu (6/11/2004) sekitar pukul 04.00 WIB terputus.Ketinggian air di badan jalan mencapai 2,5 meter. Hal itu yang membuat sejumlah kendaraan umum dan bus AKAP tidak bisa melintas dari dan ke Tapanuli Selatan. Kini di Pasir Pangaraian terjadi antrean kendaraan umum sepanjang 2 km. Para sopir kendaraan itu tampak pasrah melihat luapan air yang merendam seluruh badan jalan."Kalau sudah banjir seperti ini kita juga tidak bisa berbuat banyak. Terkecuali pasrah sambil menunggu air surut. Bisa jadi air baru akan surut nanti malam," kata M Siregar sopir bus mini travel trayek Pekanbaru menuju Rohul.Sejumlah bus AKAP jurusan Pekanbaru menuju Padang Sidempuan kini juga terjebak dalam antrean panjang. Padahal bus tersebut merupakan angkutan mudik yang padat dengan penumpang. Namun semuanya terpaksa tidak bisa melanjutkan perjalanan karena terjebak banjir besar."Sepertinya siang ini kita belum bisa melintas menuju Tapanuli Selatan. Kini menunggu sampai air surut," kata Sahrul Rangkuti, sopir bus AKAP Sibual-buali kepada detikcom.Di tempat lain, ribuan orang nampak sibuk menyelamatkan barang-barang berharganya. Mereka mengungsi ke rumah-rumah penduduk lainnya yang tidak terendam air. Setengah kawasan kota Pasir kini terendam air setinggi 2,5 m."Selepas sahur, ribuan masyarakat menyelamatkan barang-barangnya dari genangan air. Sampai sekarang beluma ada tanda-tanda air menurun. Sedangkan pemerintah setempat tampak tidak perduli dengan masyarakat," kata Bahjar Hidayat, salah seorang warga.Banjir yang melanda kawasan Rohul sejauh ini dilaporkan belum menyebabkan korban jiwa. Namun demikian, banjir diperkirakan sudah menimbulkan kerugian ratusan juta rupiah.
(djo/)











































