"Di Komisi III, Sutarman pasti akan mulus dan diterima oleh anggota-anggota DPR Komisi III sebagai Kapolri. Sebab kita sudah mengenalnya mulai dari Kapolda dulu," kata anggota Komisi III DPR dari Gerindra, Martin Hutabarat, kepada detikcom, Senin (30/9/2013).
Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut menyatakan bahwa rekam jejak Sutarman dianggap tidak terlalu bermasalah.
Seperti diketahui, Sutarman sempat dianggap tidak pro KPK oleh aktivis anti-korupsi karena menghalang-halangi penyidik dalam kasus simulator SIM yang menjadikan Irjen Djoko Susilo sebagai pesakitan.
"Saya harap ketika Sutarman telah terpilih menjadi Kapolri, maka Polri dapat menjalin kerja sama dengan KPK dan Kejaksaan untuk memberantas korupsi," kata Martin.
Selain itu Sutarman juga diminta menuntaskan kasus penembakan sejumlah anggota kepolisian yang belakangan terjadi. Tugas tersebut dinilai mampu mendongkrak citra Polri di mata masyarakat.
Dia juga meminta Sutarman melakukan reformasi internal. Tak hanya itu, Sutarman juga ditantang merombak jajaran Kepolisian.
(van/nrl)











































