Farhat Abbas Ogah Tampil Perlente

Gaya Mewah Para Pengacara

Farhat Abbas Ogah Tampil Perlente

- detikNews
Jumat, 27 Sep 2013 14:52 WIB
 Farhat Abbas Ogah Tampil Perlente
Ferrari. (Pool - Detik Foto)
Jakarta - Pengacara Farhat Abbas memandang gaya hidup penampilan mewah kalangan advokat adalah hal wajar. Menurutnya, itu merupakan hasil kerja keras dan ingin dinikmati untuk kepuasan batin.

Pria berusia 37 tahun ini mengganggap kerja seorang advokat dalam perkara hukum cukup berat karena bisa mempengaruhi keputusan orang terkait masalah hukum.

Ia melihat pengacara sekarang sudah menjadi profesi berkelas karena menyesuaikan tuntutan. "Itu masing-masing orang saja kalau penampilan. Tapi, wajar-wajar saja sih menurut saya," kata Farhat kepada detikcom, kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Farhat, yang beberapa waktu lalu berkeinginan menjadi calon presiden pada 2014 menilai adanya sejumlah pengacara kondang yang kerap tampil perlente merupakan hak mereka dan tidak bisa dilarang.

Apalagi, dia menegaskan, kalau kinerja bagus kadang memang menambah daya jual kepada kliennya. "Kalau bisa nanganin perkara ya semakin besar tarifnya, kan begitu hitungannya," ujarnya.


Meski demikian, Farhat mengaku tidak tertarik tampil perlente. Ia merasa kalau dirinya tidak pantas dan hanya menyukai barang dengan model sederhana serta tidak mewah. Misalnya soal mobil, ia setia dengan Toyota Land Cruiser karena bahan bakarnya irit.

Mobil ini pula yang selalu setia menyertainya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Begitu juga soal jam tangan, ia mengaku kadang-kadang memakai aksesoris ini. Kalaupun pun punya juga hanya jam branded biasa yang harganya tidak mencapai di atas Rp 10 juta.

Alasannya ia jarang memakai karena agar bisa berinteraksi dengan orang lain. "Kalau orang pakai jam itu cenderung egois. Ya gak bakal tanya orang lain. Nah, kalau gak pake kan kita pasti tanya dan bisa interaksi ke orang lain. Betul enggak?" ujarnya.

Adapun Ruhut Sitompul mengaku ia belakangan ini tak lagi membeli mobil mewah. Dulu, bekas pengacara yang memulai karirnya sejak 1970-an ini sempat wara wiri dengan dua mobil Ferarri merah dan kuningnya. Dia mengaku mobil-mobil itu bisa mempengaruhi citranya sebagai pengacara.

Tetapi bukan berarti setelah tak lagi aktif sebagai pengacara, hobinya mengoleksi barang mewah hilang sama sekali. Bedanya, ia tak lagi menambah koleksi mobil berharga miliaran rupiah itu. Tapi ia mengalihkannya ke barang lain yang juga bisa dibilang mewah.

Barang koleksinya kini lebih pada dunia fashion. β€œTetap suka koleksi, tapi sekarang sepatu, tas. Mereknya macam-macamlah, dari mulai LV, Gucci. Semua merek.”

(brn/brn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads