"Ini memang tantangan bagi kami untuk menggantikan beliau," ujar Direktur Umum dan Operasional RSCM, Omo Abdul Majid di Rumah Duka RSCM, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (27/9/2013).
Menurutnya, kemampuan analisis dr Mun'im dapat disandingkan dengan dokter-dokter internasional. Ketajaman dr Mun'im dalam melihat fakta sangat dikagumi oleh dokter-dokter lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama ini belum ada yang memiliki analisis tajam seperti beliau," ujarnya.
Yuli mengatakan, dokter ahli forensik di RSCM sangat terbatas, yaitu hanya berjumlah 11 orang. Selama ini merekalah yang bekerja bersama dr Mun'im.
Sementara itu saat ini jenazah dr Mun'im telah dibawa ke Masjid Arif Rahman Hakim, UI untuk dishalatkan. Puluhan pelayat mengantarkan jenazah beliau sambil mengumandangkan tahlil.
(kff/)











































