"Masyarakat Indonesia sudah berubah ya, kalau dulu tahun 1998 kan gampang sekali mengumpulkan massa untuk kepung istana atau DPR RI. Bilang mau 500 orang turun, ternyata bisa 5000 yang turun," ujar Mayjen Agus Sutomo di Markasnya, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (26/9/2013).
Kondisi saat ini berbeda menurutnya karena aksi massa relatif hanya bersifat gertakan. Berdasarkan pengamatannya, memang ada oknum yang mencoba mengumpulkan massa namun gagal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian Kopassus tetap siaga untuk mengamankan Pemilu 2014. Sebagai aparat negara, ia dan kesatuannya berharap yang terbaik.
"Kita tunggu perintah saja, kalau diminta untuk mengamankan ya kita siap amankan," pungkasnya.
(bpn/mpr)











































