Ini Janji Kepala Pengamanan Masjidil Haram Amankan Jamaah Haji

Laporan dari Arab Saudi

Ini Janji Kepala Pengamanan Masjidil Haram Amankan Jamaah Haji

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Kamis, 26 Sep 2013 20:44 WIB
Ini Janji Kepala Pengamanan Masjidil Haram Amankan Jamaah Haji
Brigjen Yahya bin Musa' id az Zahrani
Makkah, -

Keamanan jamaah haji menjadi prioritas utama pihak pengamanan Masjidil Haram. CCTV, layar monitor hingga penunjuk arah dikerahkan untuk melindungi para tamu Allah.

"Untuk pengamanan Masjidil Haram, posisi jamaah haji sebagai tamu maka itu tanggung jawab kami. Kami mampu untuk mengamankan," kata Kepala Pengamanan Masjidil Haram, Brigjen Yahya bin Musa' id az Zahrani.

Hal ini disampaikan Brigjen Yahya saat menerima Tim Pengamanan Haji Indonesia di kantornya, Kamis (26/9/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan itu menanggapi ajakan kerjasama pengamanan haji dari Pelaksana pengamanan teknis urusan haji Indonesia, Abu Haris. Komunikasi dua pejabat itu dijembatani oleh Kadaker Makkah, Arsyad Hidayat.

Namun demikian, menurut dia, dibutuhkan pembicaraan lebih dalam di tingkat tinggi untuk masalah pengamanan tersebut.

Menanggapi permintaan Abu Haris tentang permohonan dipasangnya petunjuk arah sai dalam Bahasa Indonesia, Brigjen Yahya, menjelaskan pada prinsipnya, telah disiapkan monitor yang akan menunjukkan kondisi di Masjidil Haram.

Petunjuk warna merah artinya tidak ada kesempatan jamaah haji untuk masuk ke dalam Masjidil Haram karena sangat padat. Petunjuk warna hijau tandanya ada kesempatan bagi jamaah haji beribadah dan masuk Masjidil Haram.

Selain itu, kata dia, ada petunjuk arah digital dalam berbagai bahasa salah satunya, Bahasa Indonesia.

Menurut dia, jumlah CCTV dan monitor bisa bertambah dan bisa juga berkurang mengingat proyek renovasi di Masjidil Haram yang masih berlangsung. Demikian juga untuk penambahan jumlah personel pengamanan akan disesuaikan dengan tingkat kepadatan jamaah haji di Masjidil Haram.

Terkait kasus kriminalitas yang dialami jamaah haji, Brigjen Yahya mengatakan sangat kecil sekali kasus kehilangan di Masjidil Haram.

"Kalau itu terjadi, kita monitor, ada CCTV laporkan saja kepada pihak pengamanan untuk dilakukan tindakan," ujar dia.

Selain itu, kata dia, polisi intel akan siaga di sekitar Masjidil Haram untuk mengecek dan mengamankan sesuatu yang terjadi.

(aan/ega)


Berita Terkait